Database error: Invalid SQL: update pwn_comment set cl=cl+1 where id='11019' and iffb='1'
MySQL Error: 1142 (UPDATE command denied to user 'ff3ten_f'@'10.133.209.105' for table 'pwn_comment')
#0 dbbase_sql->halt(Invalid SQL: update pwn_comment set cl=cl+1 where id='11019' and iffb='1') called at [/www/users/HA453571/WEB/includes/db.inc.php:73] #1 dbbase_sql->query(update {P}_comment set cl=cl+1 where id='11019' and iffb='1') called at [/www/users/HA453571/WEB/comment/module/CommentContent.php:54] #2 CommentContent() called at [/www/users/HA453571/WEB/includes/common.inc.php:518] #3 printpage() called at [/www/users/HA453571/WEB/comment/html/index.php:13] 网友点评--
导航菜单
网站标志
会员登录信息
您好,欢迎光临本站!    请登录 注册
当前位置
点评详情
发布于:2019-12-15 15:54:33  访问:18 次 回复:0 篇
版主管理 | 推荐 | 删除 | 删除并扣分
Judi Dan Match Fixing Di Indonesia (Bagian 1)
Benua biru Eropa yang merupakan kiblat dunia sepakbola saat ini sedang disorot tajam. Temuan Europol (interpol-nya Eropa—Red) akan adanya indikasi pengaturan skor secara global mengagetkan banyak pihak. Nilai-nilai sportivitas yang selalu dibanggakan bangsa Eropa ternyata tak mampu menghadang serbuan kartel mafia pengaturan skor yang diduga berbasis di Singapura. Bagaimanapun juga, pengaturan skor tak lepas dari adanya taruhan atau judi bola. Perkembangan zaman dan teknologi yang begitu cepat menjadikan pola taruhan judi bola semakin beragam. Jika dulu untuk bisa memasang taruhan orang harus berusah payah mengantre dan membeli kupon di agen, kini kita hanya tinggal duduk manis di depan komputer dan mengeluarkan sedikit tenaga untuk mengklik mouse. Judi bola online di internet membuat semuanya lebih mudah. Pertandingan sepakbola yang dijadikan bahan taruhan pun semakin beragam, dari liga-liga Eropa, Amerika hingga Asia. Indonesia pun tak terkecuali. Semenjak tiga tahun silam, banyak pertandingan lokal baik itu ISL maupun IPL, yang selalu dijadikan match taruhan.
Tak tanggung-tanggung, pertandingan klub-klub divisi satu yang namanya mungkin namanya masih asing terkadang dijadikan pula bahan taruhan online. Karena itu tak menutup kemungkinan pengaturan skor pun terjadi di Indonesia. Benar atau tidak, faktanya sejarah sepakbola Indonesia memang tak habis-habisnya didera isu judi dan pengaturan skor. Taruhan judi bola dan pengaturan skor sesungguhnya bukanlah barang baru di Indonesia. Sugiarta Sriwibawa bertutur beberapa menit sebelum laga Persis Solo versus PSIM Yogyakarta tahun 1930an, banyak Bandar Taruhan Judi Online dan petaruh yang didominasi etnis Jawa, China dan peranakan Arab berkeliaran di stadion Sriwedari. Mereka tak sabar melihat starting eleven yang akan diturunkan. Jika pemain inti absen, dipastikan uang taruhan yang dipasang pun akan sedikit jumlahnya. Saat pertandingan dimulai, mereka berkumpul di pojok kiri tribun timur. Di era tahun itu, selain untuk memuaskan nafsu petaruh, hasil dari taruhan biasanya digunakan untuk mendanai operasional klub. Hasil penjualan karcis penonton memang menghasilkan, tapi setelah dipotong pajak penonton, pendapat yang didapat tidaklah seberapa. Karenanya, pemasukan sampingan yang bisa dikeruk berasal dari taruhan. Itulah secarik cerita di zaman kolonialime. Memasuki tahun 1950an, legalitas taruhan judi bola bukan hanya sekadar disahkan, tapi bahkan negara langsung yang mengelolanya.
Bahasa \"sopan\" yang dipakai pemerintah terkait program ini adalah Totalisasitor Negara -- tapi orang lebih akrab dengan sebutan \"judi toto\". Soekarno beralasan, guna mengembangkan dunia olahraga maka diperlukan dana segar yang tak mungkin bisa diambil dari kas negara yang jumlahnya sangat minim -- maklum, umur Indonesia baru seumur jagung. Salah satu jalan adalah dengan melegalkan perjudian. Hasil dari judi toto ini memang memberi manfaat yang besar membantu perkembangan olahraga nasional. Pembangunan sarana, prasarana dan suplai dana operasional beberapa cabang olahraga, membuat kalangan olahragawan mendukung penuh apa yang dilakukan Soekarno. Pertandingan yang ditaruhkan toto sangatlah beragam, dari sepakbola hingga pacuan kuda, dari tingkat pertandingan kecamatan hingga laga persahabatan internasional. Judi toto tak pandang bulu level pertandingannya. Jika menarik, maka akan dipertaruhkan. Di Bandung bahkan pernah diadakan suatu turnamen yang diniatkan sebagai pesta bagi para maniak judi yaitu \"Turnamen Toto\". Turnamen ini mempertemukan dan diikuti oleh antarklub internal/anggota Persib. Turnamen Toto yang digelar tiap tahun ini diselenggarakan di Lapangan Tegallega. Turnamen yang sudah muncul sejak 1951 ini baru berhenti di tahun 1979 -- berlangsung sekitar 28 tahun.
Untuk meredam resistensi kalangan agamawan yang selalu berteriak lancang mengharamkan judi toto, terkadang hal-hal yang berbau sosial pun dijadikan bumbu manis agar orang memasang taruhan judi toto. Di bawah ini terpampang secuplik iklan di suratkabar di bawah tajuk \"Sajembara Tebakan\". Seperti terlihat dalam gambar, taruhan judi ini berlaku untuk pertandingan persahabatan antara Persib Bandung melawan Salzburg dari Austria yang digelar di Lapangan Ikada, Jakarta. Persib kalah 0-3 dari tim tamu dalam pertandingan yang disaksikan oleh Menteri Luar Negeri Soenario, Menteri Ekonomi Roeseno dan Menteri Pertahanan Iwa Kusumasumantri. Iklan itu menyebutkan: semua pendapatan bersih dari taruhan ini akan diserahkan sepenuhnya kepada Palang Merah Indonesia (PMI). Yang membuat judi toto ini sukar untuk dilawan adalah antusiasme publik terhadapnya. Penelusuran kami terhadap halaman-halaman olahraga surat kabar di masa itu menunjukkan luasnya penerimaan publik terhadap judi toto. Bagi para pengelola klub atau pengurus sepakbola, judi bola ini memberi harapan baru dalam soal pemasukan. Jika uang tiket hanya mungkin datang dari para penggemar fanatik sepakbola yang datang ke stadion, judi toto memungkinkan orang yang tidak menggemari sepakbola sekali pun bisa memberikan sumbangan finansial. Kritik terhadap merambahnya judi ini bukannya tidak ada. Di masa itu pun sudah banyak catatan mengenai efek merusak judi sepakbola terhadap para pemain dan jalannya pertandingannya. Inilah sisi pedang lain dari judi toto dalam sepakbola. Raden Ading Affandi (masyhur dengan inisial RAF), seorang intelektual Sunda yang mahir menulis dan sekaligus seniman, pernah menulis sebuah artikel yang menjelaskan bagaimana judi toto mempengaruhi sepakbola, terutama menjadi beban moral bagi para pemain sepakbola. Mereka bukan takut untuk gagal, tapi karena sebab lain. Teriakan-teriakan dari penonton lah yang membuat asa keenganan itu. Jika pemain gagal sudah pasti ada saja tukang taruhan yang berteriak sang ekeskutor kena suap: `Hai kau dapat bung? Perkataan yang jijik dan menyakitkan. Sungguh tragis memang bahwa uang sedemikian dalamnya mempengaruhi sepakbola.
共0篇回复 每页10篇 页次:1/1
共0篇回复 每页10篇 页次:1/1
我要回复
回复内容
验 证 码
看不清?更换一张
匿名发表 
脚注信息
Copyright ? 2009-2010 All Rights Reserved. 美容护肤化妆品商城网站管理系统 版权所有   沪ICP备01234567号
服务时间:周一至周日 08:30 — 20:00  全国订购及服务热线:021-98765432 
联系地址:上海市某某路某大厦20楼B座2008室   邮政编码:210000